Selasa, 15 Oktober 2019

IDOL YOU CAN MEET

Pertama-tama sebelum post lebih lanjut tentang JKT48, mari kita pahami bagi yang belum tau apa itu JKT48 ? atau apa sih arti JKT48 ? Kenapa JKT48 itu ramean dan kalo manggung keroyokan kaya mau tawuran ? oke disini kita akan bahas tentang JKT48.. JKT48 bisa disingkat sebagai (Jakarta Indonesia) dan kata 48 sendiri adalah sebuah nama yang melambangkan sister grup dari kakak pertama grup 48 yaituAKB48 (Akihabara, Tokyo), NMB48 (Namba, Osaka), SKE48 (Sakae, Nagoya), HKT48 (Hakata, Fukuoka). Karena pada awalnya 48 Family dibentuk pertama kali oleh AKB48 yang di produseri oleh Yasushi Akimotoatau sering disebut AKI-P.
JKT48 adalah grup idola asal Indonesia yang diproduseri oleh Yasushi Akimoto. Grup ini adalah grup pertama yang berada di luar Jepang, dan berpusat di Jakarta. Grup ini mengadopsi konsep AKB48 yaitu“idola yang dapat anda jumpai setiap hari” nah hebat kan, jadi kita udah kaya temenan biasa aja deh hhe (inget ya cuma temen loh temen ga lebih haha justkid). JKT48 mengadakan pertunjukan rutin hampir setiap hari di Teater JKT48, lantai 4 mal fX Sudirman, Jakarta.
ohh iya, ada banyak yang beranggapan di indonesia bahwa JKT48 itu girlband namun sebenarnya JKT48 adalah Idol Grup.
Apakah idol group itu?
Idol group merupakan konsep seperti sebuah Akademi Keartisan. Setiap anggota yang berhasil lolos audisi yang ketat akan dididik untuk menjadi seorang idola yang multi talenta. Tak hanya menyanyi dan menari, namun juga akting, public speaking, membawakan acara, dan sebagainya. Seperti layaknya sebuah Akademi, 48 family juga mengenal istilah graduate (lulus). Lulusnya seorang anggota idol group dari 48 family ditentukan oleh Akimoto sendiri, apakah sudah layak diluluskan atau tidak, atau bisa saja dari keputusan si anggota tersebut, misalnya ingin fokus ke pendidikan atau ingin melanjutkan sebagai penyanyi solo. Graduate juga bisa diterapkan kepada seorang anggota yang melanggar golden rules dari 48 family (tentunya diluluskan secara tidak hormat).Golden Rules dari 48 family adalah :

  • Dilarang merokok dan minum-minum
  • Dilarang berpacaran
  • Dilarang ke diskotik
  • Jika bepergian harus didampingi pengawal/wali
  • Tidak boleh membubuhkan tanda tangan di sembarang tempat (kecuali di merchandise resmi 48 family)
  • Pendidikan tetap yang utama
  • Dilarang memakai pakaian yang mencolok dan make up tebal                                                      

     Graduate/lulusnya seorang anggota idol group 48 family juga disambut dengan Upacara Kelulusan yang diikuti seluruh anggota idol group tersebut, dan anggota yang lulus juga mendapat sertifikat kelulusan dari Akademi 48 family, yang menandakan ia telah siap untuk menapaki karir sendiri tanpa embel-embel 48 family.
    Konsep ini jelas berbeda dengan Boyband/Girlband pada umumnya, yang dilatih hanya untuk menyanyi dan menari, merilis album, dan menghibur lewat tarian dan nyanyian. Menjadi bintang iklan dan akting di sebuah film/sinetron bagi mereka hanyalah aji mumpung setelah mereka terkenal, berbeda dengan anggota idol group yang memang dibentuk untuk menjadi seorang multi talenta.
    Perbedaan mendasar lainnya adalah sistem tim. Idol Group memiliki sistem tim, untuk 48 family tiap grup dibagi menjadi 3 tim dengan nama sesuai dengan tiga huruf yang membentuk nama grup mereka, misalnya SKE48 dibagi menjadi tim S, tim K, dan tim E. Pengecualian untuk AKB48, selain tim A, K, dan B, AKB48 juga punya tim 4, karena anggota idol group ini sangat banyak. Member yang belum bisa masuk tim akan dimasukkan ke dalam tim kenkyusei (pelatihan).

    Tiap tim mempunyai center (seorang member yang tampil di depan saat perform) dan kapten, juga kapten pusat yang memimpin keseluruhan dari 3 tim tersebut. Saat ini, JKT48 baru sampai pada generasi 8, jumlah anggotanya sudah banyak,kurang lebih ada 70-an member JKT48 yang terbagi dalam 3 tim yaitu Team J,dengan image anggun dan dewasa,Team K3 dengan image energik,dan Team T dengan image fresh karena kebanyakan member Team T masih muda dibanding Team J & K3.
    Karena anggota grup idola 48 family sangat banyak, maka di 48 family dikenal istilah senbatsu election, yaitu pemilihan member yang berhak untuk sering tampil di publik, baik itu video klip, performance, dan sebagainya. Pemilihan tersebut dilakukan oleh fans, dengan syarat membeli CD singel/album orisinal.

    History singkat JKT48 dari pertama dibentuk

    2011
    Pembentukan JKT48 pertama kali diumumkan pada 11 September 2011 di sebuah acara AKB48 yang diadakan di Makuhari Messe di Chiba. Wawancara untuk peserta berlangsung pada akhir bulan September, dengan audisi final untuk finalis pada 8 Oktober 2011 – 9 Oktober 2011.
    Dari 1.200 orang pelamar yang diwawancara, 51 pelamar lolos seleksi tahap kedua. Audisi tahap akhir berlangsung pada 2 November2011. Setelah disaring kembali melalui tes menari “Heavy Rotation” dan menyanyikan lagu favorit, 28 orang peserta dinyatakan diterima. Produser Yasushi Akimoto datang ke Jakarta untuk melakukan seleksi. Ketika ditanya mengenai standar seleksi, Akimoto berkata:

    “Mengenai pemilihan anggota, ciri-ciri khas lokal tidak dijadikan bahan pertimbangan. Kami berpendapat bahwa pesona dari anak perempuan yang dapat kami dirasakan, di negara mana pun memiliki kesamaan. (Kami) memilih dengan lebih mementingkan kepribadian, sambil juga mempertimbangkan, kalau saja ada teman sekelas seperti anak ini, alangkah bagusnya.”
    Generasi pertama diperkenalkan pada 3 November 2011. Di antara 28 anggota, ada salah satu anggota yang berasal dari Jepang yang bernama Rena Nozawa yang tinggal di Jakarta. Produser Yasushi Akimoto mengatakan JKT48 akan menjadi jembatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang. Berikut daftar ke 28 anggota generasi pertama yang sudah terplih :
    terplih :
  • Allisa Astri
  • Alissa Galliamova
  • Ayana Shahab
  • Beby Chaesara Anadila
  • Cindy Christina Gulla
  • Cleopatra Djapri
  • Delima Rizky
  • Devi Kinal Putri
  • Diasta Priswarini
  • Frieska Anastasia Laksani
  • Fahira al-Idrus (ex-member)
  • Gabriela Margareth Warouw
  • Ghaida Farisya
  • Intania Pratama Ilham
  • Jessica Vania Widjaja
  • Jessica Veranda Tanumihardja
  • Melody Nurramdhani Laksani
  • Nabilah Ratna Ayu Azalia
  • Neneng Rosediana
  • Rena Nozawa
  • Rezky Wiranti Dhike
  • Rica Leyona
  • Sendy Ariani
  • Shania Junianatha
  • Siti Gayatri
  • Sonia Natalia
  • Sonya Pandamarwan
  • Stella Cornelia



    Pada 3 November 2012, atau 1 hari setelah ulang tahun generasi pertama JKT48, generasi kedua JKT48 terbentuk. Sejak 13 Agustus 2012 sampai 31 Agustus 2012 Pendaftaran generasi kedua dibuka. Menampung 4500 pendaftar, yang hampir 4 kali pendaftar generasi pertama. Setelah melakukan seleksi yang panjang, akhirnya dipilihlah 31 finalis yang dibawa ke Tokyo pada 3 November 2012 untuk melakukan seleksi final didepan produser 48 Family, tak terkecuali Yasushi Akimoto. Dan yang mengejutkan, ke 31 finalis tersebut dinyatakan lolos sebagai member JKT48 Generasi ke-2.
    Alicia Chanzia 24 Mei 1999
    Annisa Athia 8 Oktober 1997
    Cindy Yuvia 14 Januari 1998
    Della Delila 15 November 1998
    Dellia Erdita 19 Desember 1996
    Dena Siti Rohyati 15 Maret 1997
    Dwi Putri Bonita 17 November 1997
    Fakhiryani Shafariyanti 14 Juli 1995
    Intar Putri Kariina 23 Oktober 1997
    Jennifer Hanna 26 Januari 1998
    Jennifer Rachel Natasya 10 April 1999
    Lidya Maulida Djuhandar 17 Agustus 1996
    Nadhifa Karimah 24 November 1995
    Nadila Cindi Wantari 23 September 1998
    Natalia 28 Desember 1996
    Noella Sisterina 16 November 1997
    Novinta Dhini 26 November 1995
    Octi Sevpin 7 Oktober 1997
    Olivia Robberecht 21 Mei 1997
    Priscillia Sari Dewi 5 April 1999
    Ratu Vienny Fitrilya 23 Februari 1996
    Riskha Fairunissa 22 Maret 1996

 Rona Anggreani 19 Maret 1995
Saktiya Oktapyani 1 Oktober 1995
Shinta Naomi 4 Juni 1994
Sinka Juliani 4 Juli 1996
Thalia 22 Desember 1996
Thalia Ivanka Elizabeth 29 Juni 1999
Viviyona Apriani 13 April 1994
Saat ini sudah banyak juga member yang memutuskan graduate,resign dan di berhentikan secara paksa oleh manajemen JKT48.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar